IFA UPDATE NEWS.COM “AKURAT, TAJAM, SESUAI FAKTA.” DPP PATI Matangkan PKPA dan UPA Batch II 2026, Tegaskan Komitmen Cetak Advokat Berintegritas dan Bebas KKN

DPP PATI Matangkan PKPA dan UPA Batch II 2026, Tegaskan Komitmen Cetak Advokat Berintegritas dan Bebas KKN


Jakarta | IFAUPDATENEWS.COM – Dewan Pimpinan Pusat Pergerakan Advokat Tribrata Indonesia (DPP PATI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak advokat yang profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi supremasi hukum. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Profesi Advokat (UPA) Batch II Tahun 2026 yang akan digelar secara serentak pada 1–6 September 2026, baik secara luring maupun daring di berbagai daerah di Indonesia.

Pelaksanaan PKPA dan UPA tahun ini menggandeng Fakultas Hukum Universitas Pasundan (FH UNPAS) Bandung sebagai mitra akademik. Sinergi tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh tahapan pendidikan dan ujian berlangsung profesional, objektif, transparan, serta sesuai standar akademik dan etika profesi advokat.

Untuk memperkuat kredibilitas pelaksanaan ujian, DPP PATI menunjuk AKBP (P) Lucky Sulaksana, S.H., M.Hum sebagai observer. Kehadirannya diharapkan mampu mengawal jalannya PKPA dan UPA agar berlangsung jujur, akuntabel, serta bebas dari praktik yang dapat mencederai marwah profesi advokat.

Ketua Umum DPP PATI, BJP (P) Dr. Drs. Zulkifli AR, M.H., CHRMP, menegaskan bahwa PKPA dan UPA terbuka bagi masyarakat umum, termasuk purnawirawan Polri dan TNI yang telah memiliki gelar Sarjana Hukum. Menurutnya, organisasi advokat harus mampu melahirkan sumber daya hukum yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi.

"Seluruh peserta akan melalui proses pendidikan dan pengujian secara objektif. Tidak ada perlakuan khusus bagi siapa pun. Kelulusan murni ditentukan oleh kemampuan peserta," ujarnya.

Ia menegaskan, PATI terus berpegang pada komitmen Zero KKN, tanpa praktik titip-menitip maupun intervensi dalam proses kelulusan. Baginya, kualitas advokat lahir dari kompetensi, bukan karena kedekatan ataupun status sosial.

"Advokat yang kami harapkan adalah mereka yang siap menegakkan hukum dengan jujur, independen, berani, dan bertanggung jawab kepada masyarakat pencari keadilan," ungkapnya.

DPP PATI juga menyampaikan apresiasi kepada Dekan Fakultas Hukum Universitas Pasundan atas dukungan dan kerja sama yang terus terjalin sehingga pelaksanaan PKPA dan UPA Batch II Tahun 2026 dapat dipersiapkan secara maksimal.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PATI, Janferdi Purba, S.H., M.H., mengatakan bahwa peningkatan kualitas sumber daya advokat menjadi agenda penting organisasi dalam mendukung sistem penegakan hukum nasional.

"PATI akan terus menghadirkan advokat yang kompeten, profesional, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap pemberian bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya.

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti PKPA dan UPA Batch II Tahun 2026, pendaftaran telah dibuka. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Admin Dian (082216537788) atau Nasrif (081322000886).

Di kesempatan terpisah, Ketua Dewan Kehormatan PATI, Irjen Pol (P) Dr. Drs. Abdul Gofur, S.H., M.H., berpesan agar seluruh calon peserta menjadikan proses PKPA dan UPA sebagai awal pengabdian dalam menjaga kehormatan profesi advokat.

"Perjalanan menjadi advokat bukan sekadar memperoleh gelar profesi, tetapi merupakan amanah untuk menegakkan keadilan. Setelah lulus dan diambil sumpah di Pengadilan Tinggi, kami berharap seluruh advokat dapat terus menjaga etika profesi serta bersama-sama membesarkan PATI demi kemajuan penegakan hukum di Indonesia," tutupnya.

Pewarta: H. Santoso

Lebih baru Lebih lama