IFA UPDATE NEWS.COM “AKURAT, TAJAM, SESUAI FAKTA.” KWI Tegaskan Komitmen Jurnalisme Profesional, Independen, dan Berintegritas

KWI Tegaskan Komitmen Jurnalisme Profesional, Independen, dan Berintegritas



Wwwifaupdatenews.com

Surabaya —

Komunitas Wartawan Independen (KWI) menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan jurnalis yang profesional, terpercaya, tangguh, dan berpengaruh dalam mewujudkan masyarakat yang adil, transparan, dan berpengetahuan. Komitmen tersebut ditegaskan seiring penguatan visi dan misi KWI sebagai arah gerak organisasi di tengah tantangan dunia pers yang kian kompleks.

Ketua KWI, Umar, S.H., menegaskan bahwa jurnalisme tidak boleh kehilangan ruh idealismenya hanya karena tekanan kepentingan atau kejaran popularitas.

“Jurnalis itu bukan sekadar penyampai informasi, tapi penjaga kebenaran. Profesionalisme dan integritas adalah harga mati. Tanpa itu, pers kehilangan kehormatannya,” tegas Umar, S.H., saat ditemui di Surabaya.

Menurut Umar, visi KWI untuk melahirkan jurnalis yang berpengaruh bukan dimaknai sebagai kekuatan personal, melainkan pengaruh moral dan intelektual melalui karya jurnalistik yang mencerahkan publik.

“Pengaruh yang kami maksud adalah ketika sebuah berita mampu membuka wawasan, mengoreksi ketidakadilan, dan mendorong transparansi. Bukan sensasi, apalagi pesanan,” ujarnya.

Sejalan dengan visi tersebut, KWI menetapkan misi utama untuk menyajikan berita yang akurat, seimbang, dan mudah dipahami. Prinsip ini menjadi pedoman kerja seluruh anggota KWI agar setiap produk jurnalistik tetap berpijak pada fakta dan kepentingan masyarakat.

“Akurasi adalah bentuk kejujuran jurnalis. Keseimbangan adalah bentuk keadilan. Dan bahasa yang mudah dipahami adalah bentuk tanggung jawab kita kepada publik,” jelas Umar.

Lebih lanjut, KWI juga mendorong kolaborasi dengan berbagai organisasi media dan komunitas pers sebagai langkah strategis memperkuat independensi dan integritas jurnalistik. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjaga pers tetap berdiri tegak di tengah derasnya arus disinformasi.

“Pers harus saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan. Dengan kolaborasi yang sehat, kita bisa menjaga independensi dan membangun ekosistem media yang bermartabat,” tambahnya.

Bagi KWI, jurnalisme bukan sekadar profesi, melainkan amanah sosial. Oleh karena itu, setiap jurnalis dituntut tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara etika dan keberanian moral.

Dengan visi dan misi yang jelas serta kepemimpinan yang berorientasi pada nilai, KWI optimistis mampu menjadi pilar penting dalam menjaga kualitas pers nasional. Di tengah dinamika demokrasi dan derasnya informasi digital, keberadaan jurnalis yang berintegritas menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.

“Selama KWI berdiri, kami akan terus menjaga marwah pers. Karena pers yang bermartabat adalah fondasi masyarakat yang beradab,” pungkas Umar, S.H.

✍️ Pewarta: Ifa

📰 Media: ifaupdatenews.com

Lebih baru Lebih lama