IFA UPDATE NEWS.COM “AKURAT, TAJAM, SESUAI FAKTA.” Diduga Dipicu Utang Rp500, Warga Jonggol Dibacok hingga Alami Luka Berat

Diduga Dipicu Utang Rp500, Warga Jonggol Dibacok hingga Alami Luka Berat


BOGOR | Ifaupdatenews.com — Dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam terjadi di Perumahan Citra Indah Bukit Sakura, Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Sarja, warga Cibitung, Kabupaten Bekasi, dilaporkan mengalami luka berat akibat dugaan pembacokan menggunakan golok.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena menurut laporan, kejadian diduga bermula dari persoalan kekurangan pembayaran belanja sebesar Rp500. Meski demikian, motif dan kronologi lengkapnya masih perlu didalami oleh kepolisian.

Berdasarkan Surat Tanda Terima Laporan Polsek Jonggol, Jari Saputra melaporkan kejadian tersebut pada Selasa malam. Dalam dokumen itu, Robin Hot Situmorang tercatat sebagai terlapor, sedangkan Putri Permatasari, istri korban, disebut sebagai saksi.

Dalam kronologi laporan, kejadian bermula ketika Putri membeli minyak goreng seharga Rp6.000, sementara uang yang dibawanya Rp5.500. Putri menyampaikan akan membayar kekurangannya kemudian. Persoalan tersebut lalu diceritakan kepada suaminya.

Sarja kemudian menghubungi pemilik warung melalui WhatsApp untuk mengonfirmasi persoalan pembayaran. Menurut laporan, balasan yang diterima berupa tulisan “BAPER”. Sarja selanjutnya mendatangi warung dengan maksud membayar kekurangan uang Rp500 tersebut.

Namun, berdasarkan keterangan dalam laporan, Sarja diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan golok. Putri mendapat kabar mengenai kejadian yang menimpa suaminya dari petugas keamanan kawasan Bukit Salvia.

Akibat kejadian itu, Sarja dilaporkan mengalami luka serius pada lengan kanan dan kaki kanan yang disebut mengalami putus saraf, bibir robek, cedera pada kedua mata, luka pada pelipis kiri, ibu jari kanan, serta telinga kanan.

Jari Saputra selaku pelapor berharap pihak kepolisian mengusut perkara tersebut secara menyeluruh agar fakta sebenarnya terungkap dan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum yang berlaku.

Keluarga korban dan jamaah Majelis Dzikir Al Isyroq pimpinan Habib Abdullah Alaydrus juga berharap korban memperoleh keadilan. “Kami berharap kasus ini ditangani secara profesional agar fakta sebenarnya terungkap dan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum,” ujarnya.

“Dugaan kekerasan yang mengakibatkan luka berat ini perlu ditangani secara serius agar korban memperoleh keadilan dan kepastian hukum,” pungkasnya.

Hingga berita ini disusun, perkembangan penyelidikan serta keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian masih perlu dikonfirmasi. Dugaan tindak pidana dan keterlibatan pihak yang dilaporkan tetap harus dibuktikan melalui proses hukum.

Pewarta: W.JOKKTRI3

Ifaupdatenews.com

Lebih baru Lebih lama