IFA UPDATE NEWS.COM “AKURAT, TAJAM, SESUAI FAKTA.” Insan Pers Makassar Desak Fenny Frans Klarifikasi dan Minta Maaf Terbuka

Insan Pers Makassar Desak Fenny Frans Klarifikasi dan Minta Maaf Terbuka


MAKASSAR | Ifaupdatenews.com — Puluhan insan pers dan advokat di Kota Makassar menyampaikan ultimatum kepada figur publik Fenny Frans terkait pernyataannya di media sosial yang dinilai merendahkan profesi wartawan dan advokat. Mereka mendesak Fenny Frans menyampaikan permohonan maaf secara terbuka serta memberikan klarifikasi agar polemik tersebut tidak semakin meluas.

Persoalan ini bermula pada Selasa, 13 Oktober 2026, sekitar pukul 19.30 WITA, saat Fenny Frans menyampaikan pernyataan dalam siaran langsung TikTok yang kemudian beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, terdengar ucapan, “Kau wartawan aseng, biar sama semuako pengacaramu, tidak takutja, mau tonjako dikatai anak'nu anak kodok.”


Fenny Frans disebut melontarkan pernyataan itu sebagai tanggapan atas komentar warganet yang menyinggung keberadaan wartawan dan pengacara di lokasi. Namun, insan pers yang hadir membantah telah menyinggung keluarga maupun anak-anak Fenny Frans. Mereka menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan meminta persoalan ini dijelaskan secara terbuka.

Pada Minggu malam, 18 Oktober 2026, puluhan insan pers dan advokat menggelar pertemuan untuk membahas persoalan tersebut. Dalam pertemuan itu, mereka menyampaikan dua tuntutan utama, yakni permohonan maaf secara tulus dan terbuka serta penjelasan resmi mengenai konteks pernyataan yang memicu polemik.

“Profesi wartawan dan pengacara memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi dan penegakan hukum di negara ini. Melecehkan kedua profesi di ruang publik terbuka tidak hanya menyakiti pribadi para pelakunya, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pers dan penegak hukum,” tegas perwakilan insan pers dan advokat yang hadir.

Mereka menegaskan, kebebasan berekspresi di media sosial harus disertai tanggung jawab dan penghormatan terhadap martabat orang lain. Perbedaan pendapat tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengeluarkan pernyataan yang dinilai merendahkan profesi maupun menyeret anggota keluarga ke dalam polemik.

Perwakilan insan pers dan advokat tersebut juga menyatakan, apabila dalam waktu yang dinilai wajar tidak ada tanggapan yang memuaskan, mereka siap menempuh jalur hukum dengan melaporkan persoalan itu kepada pihak kepolisian.

Mereka berharap Fenny Frans segera memberikan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka demi mencegah polemik berkepanjangan.

“Persoalan ini kami harapkan dapat diselesaikan dengan itikad baik. Namun, apabila tidak ada tanggapan yang memadai, kami siap menempuh langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas perwakilan insan pers dan advokat yang hadir.

Foto/Video: Istimewa/W. Jokotri3/Dok.

Pewarta: W. Jokotri3

Ifaupdatenews.com

Lebih baru Lebih lama