JAKARTA | Ifaupdatenews.com — Kreativitas, kedisiplinan, dan kekompakan pelajar sekolah dasar kembali membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. SDN Gunung Sahari Utara 01 Pagi, Jakarta Pusat, sukses menorehkan pencapaian membanggakan dalam ajang bergengsi Central Jakarta Marching Band Competition 2026 yang memperebutkan Piala Wali Kota.
Kompetisi yang berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 14.00 WIB, di GOR Jakarta Pusat tersebut menjadi panggung unjuk kemampuan bagi para pelajar SD/SDN se-DKI Jakarta. Mereka menampilkan perpaduan keterampilan memainkan alat musik, ketepatan irama, kekompakan barisan, serta koreografi yang menarik.
Penampilan delegasi SDN Gunung Sahari Utara 01 Pagi berhasil mencuri perhatian. Tidak hanya membawa pulang gelar Juara II Marching Band Competition Central Jakarta 2026, sekolah tersebut juga mencatatkan prestasi dengan memborong total 10 piala juara pertama dan kedua dalam berbagai kategori perlombaan.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan bakat, latihan disiplin, dan kerja sama antara siswa serta tenaga pendidik mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.
Kegiatan yang digagas Diaspora DKI Jakarta ini mengusung tema “Pelajar Berbakat dan Memiliki Skill yang Terampil serta Berkarakter Menuju Indonesia Emas.” Tema tersebut menegaskan pentingnya ruang pengembangan kreativitas, karakter, dan kemampuan generasi muda melalui kegiatan seni dan pendidikan.
Dua guru pembina, Didi dan Budi, yang akrab disapa Kak Didi dan Kak Budi oleh para siswa, turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian anak-anak didiknya.
Menurut mereka, keberhasilan tersebut bukan hasil yang datang secara instan, melainkan buah dari latihan berkelanjutan, persiapan matang, kedisiplinan, serta semangat para siswa dalam mengikuti setiap tahapan kompetisi.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan bersama. Kami sangat mengapresiasi perjuangan seluruh siswa yang sudah memberikan kemampuan terbaiknya. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ungkap para pembina.
Salah satu peserta yang turut menjadi perhatian adalah Syifa Della Juve Latupono, putri musisi Jakarta Nyonk Latupono dari Kunci Band. Kehadirannya menjadi bagian dari semangat para pelajar yang mengembangkan potensi dan bakat seni sejak usia dini.
Antusiasme peserta dari berbagai sekolah di DKI Jakarta menunjukkan bahwa marching band bukan sekadar pertunjukan musik dan barisan. Di dalamnya terdapat pendidikan karakter, tanggung jawab, konsentrasi, kerja sama, serta keberanian tampil di hadapan publik.
Melalui kompetisi ini, diharapkan semakin banyak sekolah memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat dan keterampilan di bidang seni. Generasi muda tidak hanya dituntut unggul dalam akademik, tetapi juga perlu memiliki kreativitas, mental juara, dan karakter kuat.
Sepuluh piala yang berhasil dibawa pulang menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan kekompakan mampu mengantarkan pelajar meraih prestasi. Semangat inilah yang diharapkan terus tumbuh untuk menyongsong generasi Indonesia Emas.
Pencapaian tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SDN Gunung Sahari Utara 01 Pagi, Jakarta Pusat.
Pewarta: W. Jokotri3 Ifaupdatenews.com
