Ifaupdatenews.com – Pewarta: Ifa
Boyolali — Semangat pengabdian TNI Angkatan Darat kembali tercermin nyata di tengah masyarakat. Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD ke-80, jajaran Kodim 0724/Boyolali menggelar karya bakti pembersihan aliran sungai di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Boyolali, Jumat (12/12/25). Aksi sosial ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen TNI untuk terus hadir memberikan kontribusi langsung bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan yang melibatkan puluhan prajurit TNI serta warga setempat itu berlangsung penuh semangat kebersamaan. Mereka turun langsung ke sungai, parit, dan jalur poros desa, membersihkan berbagai jenis sampah seperti plastik, ranting kayu, hingga tanaman liar yang selama ini berpotensi menghambat aliran air. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mengantisipasi tingginya curah hujan yang berpotensi menimbulkan banjir ataupun genangan.
Pasiter Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Nasoha, yang hadir mewakili Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E, menegaskan bahwa TNI AD selalu siap mendukung kepentingan rakyat, terlebih dalam menjaga kelestarian lingkungan yang menjadi penopang kehidupan bersama.
“Karya bakti ini kita laksanakan dalam rangka Hari Juang TNI AD. Selain kegiatan ini, Kodim juga akan menggelar bakti kesehatan, donor darah, ziarah rombongan, dan doa bersama. Semangat gotong royong adalah warisan bangsa yang harus terus dijaga dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Kapten Nasoha juga menekankan bahwa kebersihan sungai adalah hal mendesak, terutama pada musim penghujan. Dengan aliran sungai yang bersih dan lancar, risiko banjir, genangan, serta kerusakan lingkungan dapat diminimalkan secara signifikan.
“Pada musim penghujan seperti sekarang, aliran air harus dipastikan lancar agar tidak menimbulkan genangan atau banjir akibat sampah yang menyumbat,” tambahnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat adalah kunci keberhasilan setiap bentuk pengabdian.
“Dengan berkolaborasi, semua lebih mudah diatasi. Kita jaga alam, maka alam akan melindungi kita,” tutupnya.
Karya bakti ini pun mendapat respons positif dari warga, yang merasa terbantu dan semakin termotivasi untuk menjaga lingkungan mereka. Tidak hanya menghasilkan sungai yang lebih bersih, kegiatan ini juga memperkuat hubungan emosional antara prajurit TNI dengan masyarakat, menghadirkan suasana kebersamaan yang menjadi ciri khas pengabdian TNI kepada bangsa.
Melalui aksi-aksi seperti ini, TNI AD kembali menunjukkan bahwa Hari Juang bukan hanya momen peringatan, melainkan momentum mempertegas jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara profesional yang selalu hadir untuk Indonesia.
(Agus Kemplu / Ifa)
