Sragen | IfaUpdateNews.com —
Semangat gotong royong kembali menggema di pelosok desa. Di tengah geliat pembangunan sarana pertanian, Babinsa Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen, Serda Ibrahim, menunjukkan peran aktif TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dengan terjun langsung bersama warga melaksanakan kerja bakti pembangunan talud irigasi di Dukuh Nglangak RT 05, Kelurahan Kwangen, Kecamatan Gemolong, Senin (26/01/2026).
Kegiatan kerja bakti tersebut bukan sekadar rutinitas sosial, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi denyut nadi perekonomian warga. Talud irigasi yang dibangun diharapkan mampu memperkuat saluran air persawahan agar tetap stabil, tidak mudah terkikis, serta mampu menahan debit air saat musim hujan tiba.
Dengan mengenakan pakaian lapangan, Serda Ibrahim terlihat menyatu dengan masyarakat. Ia ikut mengangkat material bangunan, membantu proses pemasangan, hingga memastikan pekerjaan dilakukan secara rapi dan kokoh. Kehadiran Babinsa di tengah warga bukan hanya memberi tenaga tambahan, tetapi juga menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat untuk terus menjaga nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
“Pembangunan talud ini sangat penting untuk mencegah longsor dan kerusakan saluran irigasi. Jika saluran air terjaga dengan baik, maka distribusi air ke lahan persawahan akan lebih lancar dan berdampak langsung pada hasil panen petani,” ujar Serda Ibrahim di sela kegiatan.
Ia menegaskan bahwa TNI, khususnya Babinsa, memiliki tanggung jawab moral untuk selalu hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pembangunan infrastruktur desa. Menurutnya, kerja bakti semacam ini bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun rasa memiliki dan kepedulian bersama terhadap lingkungan.
Warga setempat pun menyambut positif keterlibatan Babinsa. Mereka menilai kehadiran TNI di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus memupuk kepercayaan dan kedekatan emosional antara aparat dan rakyat. Suasana kerja bakti berlangsung penuh kekeluargaan, diwarnai canda ringan namun tetap fokus pada tujuan bersama.
Lebih jauh, pembangunan talud irigasi ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan desa. Dengan sistem irigasi yang baik, produktivitas pertanian dapat meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan ekonomi warga.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI dan masyarakat kembali ditegaskan sebagai kekuatan utama dalam membangun desa. Gotong royong bukan sekadar slogan, tetapi nilai hidup yang terus dirawat dan diwujudkan dalam aksi nyata.
Pewarta: Ifa
