Www ifaupdatenews com
SURABAYA – Informasi lowongan pekerjaan kembali ramai beredar di berbagai platform media sosial dan grup percakapan masyarakat. Dua di antaranya menarik perhatian publik, yakni rekrutmen tenaga panen kelapa sawit oleh PT. Multi Karya Invicta (MKI) untuk penempatan wilayah Kalimantan serta kebutuhan tenaga kerja di lingkungan SPPG Kota Surabaya untuk beberapa divisi operasional dapur.
Dalam informasi yang beredar, PT. Multi Karya Invicta (MKI) membuka kesempatan kerja sebagai tenaga panen kelapa sawit dengan penempatan area Kalimantan. Perusahaan menawarkan sejumlah fasilitas seperti uang saku, tempat tinggal, BPJS ketenagakerjaan, kontrak kerja dua tahun, perlengkapan kerja hingga gaji yang disebut mencapai Rp280 ribu sampai Rp300 ribu per ton hasil panen.
Selain itu, pihak perusahaan juga mencantumkan sejumlah persyaratan bagi pelamar, di antaranya usia 18 hingga 50 tahun, sehat jasmani dan rohani, memiliki identitas diri seperti KTP dan dokumen pendukung lainnya. Dalam brosur tersebut juga disebutkan bahwa proses pendaftaran tidak dipungut biaya.
Tak hanya itu, informasi lain yang turut beredar berasal dari SPPG Kota Surabaya yang membuka kebutuhan tenaga kerja untuk penempatan beberapa dapur operasional. Lowongan tersebut meliputi Divisi Persiapan, Pengolahan, Pemorsian, Distribusi, Cuci Food Tray, Kebersihan hingga Keamanan.
Persyaratan yang dicantumkan antara lain pria maupun wanita minimal usia 23 tahun dengan pendidikan SMA/SMK sederajat. Pelamar juga diutamakan memiliki pengalaman di bidang catering dan F&B minimal satu tahun, mampu bekerja dalam tim serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
Dalam pengumuman tersebut, pelamar diminta melengkapi sejumlah dokumen seperti pas foto 4x6 latar merah, surat lamaran kerja, daftar riwayat hidup atau CV, fotokopi ijazah terakhir, KTP hingga SKCK apabila telah diterima bekerja. Khusus pelamar driver diwajibkan melampirkan SIM A maupun SIM C.
Pendaftaran disebut dibuka hingga 26 Mei 2026 melalui nomor WhatsApp yang tertera dalam informasi lowongan tersebut. Pihak penyebar informasi juga menegaskan bahwa proses penerimaan tidak dipungut biaya apa pun.
Namun di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap lapangan pekerjaan, publik diimbau untuk tetap berhati-hati dan melakukan pengecekan secara detail terhadap legalitas perusahaan maupun instansi perekrut sebelum mengirimkan data pribadi maupun dokumen penting.
Advocate Musrifah S.Sos, SH selaku Direktur PT IFA MAKMUR SENTOSA sekaligus pemilik media ifaupdatenews.com menegaskan bahwa masyarakat jangan mudah tergiur dengan janji pekerjaan tanpa memastikan kejelasan perusahaan yang membuka rekrutmen.
“Di tengah kondisi ekonomi yang semakin berat, banyak masyarakat langsung tertarik ketika melihat lowongan kerja dengan iming-iming gaji besar dan fasilitas lengkap. Tetapi masyarakat wajib teliti, cek legalitas perusahaan, alamat kantor, serta memastikan proses rekrutmen dilakukan secara profesional dan transparan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan memberikan dokumen pribadi kepada pihak yang belum jelas identitas maupun legalitasnya.
“Dokumen seperti KTP, ijazah, KK maupun data pribadi lainnya memiliki risiko disalahgunakan apabila jatuh ke tangan yang salah. Karena itu calon pelamar harus cerdas dan berhati-hati sebelum mengirim berkas lamaran,” tambah Advocate Musrifah S.Sos, SH.
Fenomena maraknya penyebaran informasi lowongan kerja melalui media sosial disebut menjadi perhatian tersendiri. Di satu sisi membuka peluang bagi masyarakat pencari kerja, namun di sisi lain juga rawan dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab apabila masyarakat tidak melakukan verifikasi secara matang.
Pewarta: Ifa
Media: ifaupdatenews.com


