Www ifaupdatenews com Pewarta: Ifa
SURABAYA – Gaung semangat nasionalisme dan militansi organisasi menggema kuat di kawasan Surabaya Expo Center (SBEC), Jalan Kusuma Bangsa, eks THR Surabaya, Sabtu malam (09/05/2026). Dengan pekikan penuh semangat “Merdeka… Pancasila… Pancasila… Pancasila…”, para Srikandi PAC Tambaksari menunjukkan tekad dan loyalitas perjuangan yang tidak sekadar simbolik, melainkan lahir dari komitmen kebersamaan dan kekuatan solidaritas organisasi.
Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut berlangsung penuh khidmat, energik, sekaligus membakar semangat para kader perempuan yang hadir dalam rangka memeriahkan Festival Rujak Uleg 2026 pada peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Nuansa nasionalisme berpadu dengan semangat pengabdian menjadi warna utama dalam momentum kebudayaan tahunan yang sarat nilai persatuan tersebut.
Kalimat penuh makna, “Sekali layar terkembang, surut kita berpantang,” menjadi spirit perjuangan yang terus digaungkan dalam kegiatan itu. Ungkapan tersebut mencerminkan tekad kuat untuk terus melangkah maju, menjaga persatuan, serta memperkuat kontribusi perempuan dalam dinamika sosial dan organisasi di tengah masyarakat.
Ketua Srikandi, Ayu Muslimah, tampak menjadi sosok sentral yang memimpin semangat para anggota dengan penuh ketegasan dan kharisma. Di tengah jalannya kegiatan, dukungan moral dan semangat besar diberikan langsung oleh Ketua PAC Tambaksari, Sueb Rizal.
Dalam suasana penuh kekeluargaan namun tetap berwibawa, Sueb Rizal menyampaikan dorongan moral agar seluruh Srikandi PAC Tambaksari tetap solid, kuat, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kekompakan organisasi dan semangat perjuangan di tengah masyarakat.
Tidak hanya itu, Sueb Rizal juga terus membakar semangat para anggota agar tampil penuh percaya diri dan menjaga marwah organisasi dalam kemeriahan Festival Rujak Uleg 2026 yang mengusung semangat Pancasila dan kebersamaan di HJKS ke-733 Kota Surabaya. Kehadirannya di tengah para kader dinilai menjadi energi tersendiri yang mampu memperkuat rasa persaudaraan dan loyalitas antaranggota.
Menurutnya, keberadaan para Srikandi bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan elemen penting yang memiliki peran strategis dalam membangun kekuatan sosial, menjaga nilai-nilai persatuan, serta memperkuat semangat kebangsaan.
“Perempuan-perempuan hebat seperti Srikandi PAC Tambaksari harus tetap menjadi simbol keteguhan, loyalitas, dan semangat perjuangan. Terus bergerak, terus solid, dan jangan pernah lelah menjaga marwah organisasi,” ungkap Sueb Rizal di sela kegiatan.
Pernyataan tersebut langsung disambut antusias para peserta yang hadir. Sorak semangat dan tepuk tangan menggema memenuhi area kegiatan, menandakan tingginya solidaritas dan rasa bangga terhadap kekompakan yang selama ini terus dibangun.
Sementara itu, Ayu Muslimah menegaskan bahwa semangat perjuangan para Srikandi tidak akan pernah padam. Ia menyebut kebersamaan, loyalitas, dan rasa saling mendukung menjadi fondasi utama dalam menjaga eksistensi organisasi agar tetap kuat dan dicintai masyarakat.
“Kami ingin terus menjadi perempuan-perempuan tangguh yang mampu menjaga persatuan, membawa energi positif, serta hadir memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” tuturnya dengan penuh semangat.
Atmosfer kegiatan semakin hidup ketika seluruh peserta bersama-sama meneriakkan yel-yel perjuangan dan semangat kebangsaan. Momentum tersebut menjadi simbol bahwa kekuatan organisasi lahir dari kekompakan, loyalitas, serta keberanian untuk terus bergerak maju menghadapi berbagai tantangan zaman.
Kegiatan di SBEC Surabaya itu bukan hanya menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi, namun juga menunjukkan bahwa semangat perjuangan perempuan di PAC Tambaksari tetap menyala dan tidak pernah surut dalam memeriahkan Festival Rujak Uleg 2026, Semangat Pancasila Berkobar di HJKS ke-733.
Dengan semangat persatuan yang terus dijaga, Srikandi PAC Tambaksari diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda perempuan, untuk terus berani tampil, bergerak, dan mengambil peran positif dalam kehidupan sosial maupun organisasi.
