Www ifaupdatenews com
Bangkalan - Di bawah terik matahari yang menyinari Dusun Buluh Bebe, Desa Buluh, Kecamatan Socah, kebersamaan tampak begitu hidup. Sertu Mustain, Babinsa Desa Buluh yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-128 Kodim Bangkalan, bersama warga bahu-membahu menaikkan kerangka tandon air di Madrasah Diniyah Bahrul Ulum. Dengan alat sederhana dan tenaga seadanya, mereka bekerja penuh semangat, saling menguatkan di setiap langkah.
Suasana gotong royong terasa hangat. Beberapa warga memanjat rangka besi dengan hati-hati, sementara yang lain menopang dari bawah, memastikan setiap bagian terpasang dengan kokoh. Tandon air berwarna cerah itu perlahan terangkat, menjadi simbol harapan baru bagi kebutuhan air bersih di lingkungan madrasah. Di sela kerja keras, canda ringan dan teriakan penyemangat terdengar, menambah kekompakan di antara mereka.
Kehadiran tandon air ini membawa dampak sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar. Selama ini, keterbatasan air bersih kerap menjadi kendala dalam aktivitas belajar mengajar maupun kebutuhan sehari-hari santri. Dengan adanya fasilitas ini, para santri kini dapat lebih leluasa menjaga kebersihan, berwudhu dengan cukup, serta menjalani kegiatan belajar dalam kondisi yang lebih layak. Tak hanya itu, warga sekitar juga merasakan manfaatnya sebagai cadangan air saat musim kemarau, sehingga memperkuat rasa kepedulian dan kebersamaan antarwarga dalam memanfaatkan fasilitas bersama.
Sertu Mustain menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. “Kami hadir bukan hanya membantu, tetapi juga menjadi bagian dari warga. Harapannya, fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para santri dan masyarakat sekitar,” ujarnya di lokasi kegiatan.
Program ini merupakan bagian dari program unggulan KASAD dalam rangka TMMD ke-128 Kodim Bangkalan, yang berfokus pada pembangunan sarana dasar bagi masyarakat. Dengan terpasangnya tandon air tersebut, diharapkan aktivitas belajar mengajar di Madrasah Diniyah Bahrul Ulum semakin nyaman. Lebih dari itu, kebersamaan yang terjalin hari itu menjadi pondasi kuat bagi semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat.
Pewarta ifa
