JATIM | IfaUpdateNews.com Regenerasi kepemimpinan kembali berlangsung di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Melalui kebijakan mutasi dan promosi jabatan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan penyegaran organisasi sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme, efektivitas pelaksanaan tugas, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kebijakan tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 25 Juni 2026, yakni ST/1335/VI/KEP./2026 hingga ST/1341/VI/KEP./2026. Secara keseluruhan terdapat 1.121 personel yang memperoleh promosi, rotasi maupun penugasan baru di berbagai satuan kerja Polri.
Di lingkungan Polda Jawa Timur, sedikitnya 17 jabatan Kapolres dan Kapolresta turut mengalami pergantian. Langkah ini menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan yang diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat penegakan hukum yang profesional.
Adapun rincian personel yang dimutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri meliputi ST/1335 sebanyak 74 personel, ST/1336 sebanyak 359 personel, ST/1337 sebanyak 65 personel, ST/1338 sebanyak 174 personel, ST/1339 sebanyak 150 personel, ST/1340 sebanyak 104 personel, dan ST/1341 sebanyak 195 personel.
Berikut daftar pejabat Kapolres dan Kapolresta di jajaran Polda Jawa Timur yang memperoleh amanah baru:
Kombes Pol Putu Kholis Aryana, Kapolresta Malang Kota, diangkat sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan AKBP Danang Setiyo, sebelumnya Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.
AKBP Hartanto, Kapolres Sampang, diangkat sebagai Dirtahti Polda Jatim. Jabatan Kapolres Sampang kini diemban AKBP Anang Hardiyanto, sebelumnya Kapolres Sumenep.
AKBP Muh Wahyudin Latif, Kapolres Probolinggo, dipercaya menjadi Kapolres Kediri. Posisinya digantikan AKBP Asmida Rizki Siregar dari Ditintelkam Polda Jatim.
AKBP Arif Fazlurrahman, Kapolres Lamongan, dipromosikan menjadi Wadirlantas Polda Metro Jaya. Jabatan tersebut kini diisi AKBP Adhytiawaan Gautama Putra.
AKBP Ariek Indra Sentanu dipercaya menjabat Kapolresta Sumenep setelah sebelumnya menjabat Wadirlantas Polda Metro Jaya.
AKBP Bobby Adimas Candra Putra, Kapolres Jember, mendapat penugasan sebagai Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri. Jabatan Kapolres Jember kini diisi AKBP Alaiddin.
AKBP Jazuli Dani Iriawan dipercaya menjabat Kapolres Tuban.
AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya mendapat amanah sebagai Kapolres Trenggalek.
AKBP Kemas Indra Natanegara, Kapolres Madiun, diangkat sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim. Jabatan Kapolres Madiun kini dijabat AKBP Ridwan Maliki.
AKBP Afrian Satya Permadi, Kapolres Bojonegoro, dipercaya menjadi Wakapolresta Karawang Polda Jabar. Penggantinya adalah AKBP Yenni Diarty.
AKBP Hendra Eko Triyulianto, Kapolres Pamekasan, diangkat menjadi Wadir Res PPA dan PPO Polda Jatim. Jabatan tersebut kini diisi AKBP Wahyu Hidayat.
AKBP Alex Sandy Siregar, Kapolres Lumajang, dipercaya menjadi Wakapolresta Malang Kota. Posisi Kapolres Lumajang kini dijabat AKBP Riki Yariandi.
AKBP Irwan Kurniawan dipercaya menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.
AKBP Ihram Kustarto, Kapolres Tulungagung, mendapat penugasan baru di SSDM Polri. Jabatan Kapolres Tulungagung kini dijabat AKBP Wiwin Junianto Supriyadi.
AKBP Titus Yudho Uly, Kapolres Pasuruan Kota, diangkat menjadi Kasubbagopsnal Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Penggantinya AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo.
AKBP Muhamad Taat Resdianto, Kapolres Malang, dipercaya menjadi Sekpri Kapolri. Jabatan Kapolres Malang kini dijabat AKBP Rulian Syauri.
AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto resmi dipercaya memimpin Polres Madiun Kota.
Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa promosi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Menanggapi pergantian pimpinan di sejumlah wilayah hukum Polda Jawa Timur tersebut, Advocate Musrifah, S.Sos., S.H., selaku Direktur PT IFA MAKMUR SENTOSA sekaligus Pembina Empat Media Siber, menyampaikan bahwa mutasi merupakan momentum penting untuk menghadirkan kepemimpinan yang semakin profesional, berintegritas, dan mampu menjawab harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
"Regenerasi kepemimpinan harus menjadi energi baru bagi institusi Polri. Amanah yang diberikan kepada para pejabat baru bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi merupakan tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan, menegakkan hukum secara profesional, memberikan pelayanan yang humanis, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui integritas dan kinerja nyata," ujar Musrifah.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan insan pers harus terus diperkuat agar stabilitas keamanan tetap terjaga dan pembangunan di daerah dapat berjalan dengan baik.
"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang memperoleh amanah baru. Jadikan jabatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Semoga seluruh Kapolres yang baru mampu membawa inovasi, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, menjaga marwah institusi Polri, serta menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan dan semakin dipercaya publik," tutup Musrifah.
Pewarta : YUNI
Editor : Redaksi IfaUpdateNews.com

