Surabaya | IFAUPDATENEWS.COM
Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan truk bermuatan besi terjadi di kawasan Simo Jawar, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Truk bernomor polisi L 8615 UG tersebut terguling setelah muatan besi yang diangkut diduga bergeser akibat tali pengikat putus saat kendaraan melaju.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, tali pengikat muatan besi diduga tidak mampu menahan beban sehingga putus. Akibatnya, muatan besi bergeser ke sisi kiri hingga membuat keseimbangan kendaraan berubah. Truk kemudian kehilangan stabilitas dan akhirnya terbalik ke sisi kiri jalan.
Dari pantauan di lokasi, batang-batang besi yang diangkut berserakan dan menutupi sebagian ruas jalan. Kabin truk tampak terguling, sementara warga bersama aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.
Sopir truk diketahui bernama Sulaiman Sondarian (26), warga Desa Kendaldoyong, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Saat kejadian, ia didampingi sang istri, Yolanda Agustin Prasetyo (28), warga Kupang Gunung Barat, Kecamatan Sawahan, Surabaya.
Akibat kecelakaan tersebut, Sulaiman Sondarian mengalami luka di bagian kepala akibat benturan saat kendaraan terguling. Sementara istrinya, Yolanda Agustin Prasetyo, mengalami luka pada bagian kaki. Keduanya segera dievakuasi ke Rumah Sakit BDH Benowo untuk mendapatkan penanganan medis.
Di lokasi kejadian, proses pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dilakukan oleh personel kepolisian, yakni Aiptu Arief bersama Aipda Sulistyo. Keduanya turut membantu proses evakuasi korban, mengatur arus kendaraan, serta mengamankan lokasi selama proses pemindahan muatan besi dan evakuasi truk berlangsung.
Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan. Petugas bersama alat berat diterjunkan untuk mengevakuasi kendaraan dan membersihkan material besi yang berserakan agar akses jalan kembali normal.
Seorang saksi mata di lokasi menuturkan, sebelum truk terguling, muatan besi terlihat bergeser ke sisi kanan hingga kendaraan kehilangan keseimbangan.
"Tali pengikat muatan diduga putus, kemudian besinya bergeser ke kiri. Tidak lama Kemudian truk langsung kehilangan keseimbangan Dan terbalik ke kiri ," ujarnya.
Sementara itu, Aiptu Arief mengimbau para pengemudi angkutan barang agar selalu memastikan kondisi tali pengikat serta keseimbangan muatan sebelum melakukan perjalanan.
"Keselamatan harus menjadi prioritas. Pastikan muatan terikat dengan baik dan sesuai kapasitas agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ungkapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan pihak kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada putusnya tali pengikat muatan yang menyebabkan besi bergeser ke sisi kiri sehingga truk kehilangan keseimbangan dan akhirnya terguling ke sisi kiri jalan.
Pewarta: Daniel Ratu
Editor: IFAUPDATENEWS.COM
