Www Ifaupdatenews com
Boyolali – Peran TNI Angkatan Darat melalui para Babinsa kembali menunjukkan kontribusi nyatanya dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kali ini, Babinsa Koramil 03/Mojosongo Kodim 0724/Boyolali, Sertu Jaswandi, turun langsung ke tengah para peternak sapi potong di Dukuh Gumulan, Kelurahan Kemiri, Kabupaten Boyolali, Minggu (14/12/2025).
Melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos), Babinsa tidak hanya hadir sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendorong kemajuan sektor peternakan. Di hadapan para peternak, Sertu Jaswandi memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya peningkatan mutu genetik sapi potong sebagai kunci utama peningkatan produktivitas dan nilai ekonomi ternak.
Menurutnya, kualitas genetik bibit sapi memiliki pengaruh besar terhadap kecepatan pertumbuhan, efisiensi pakan, hingga kualitas daging yang dihasilkan. Oleh karena itu, pengelolaan pembibitan ternak harus dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan berbasis pada penggunaan bibit unggul.
“Peningkatan mutu genetik sapi potong adalah investasi jangka panjang bagi peternak. Melalui program pembibitan yang terarah, baik kawin alami maupun inseminasi buatan, dengan memanfaatkan bibit unggul, hasilnya akan sangat terasa terhadap peningkatan produksi dan pendapatan peternak,” tegas Sertu Jaswandi.
Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas kewilayahan, tetapi juga sebagai wujud komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. Boyolali sebagai salah satu sentra peternakan sapi di Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk terus berkembang apabila didukung dengan sumber daya ternak yang berkualitas.
“Dengan sapi potong yang unggul, peternak akan lebih sejahtera, ekonomi keluarga meningkat, dan secara tidak langsung ikut menopang ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa tersebut mendapat respons positif dari para peternak. Sularno, salah satu peternak sapi di Dukuh Gumulan, mengaku sangat terbantu dengan arahan dan motivasi yang diberikan.
“Kami merasa diperhatikan dan didampingi. Penjelasan dari Pak Babinsa membuka wawasan kami tentang pentingnya bibit unggul. Ini menambah semangat kami untuk terus mengembangkan usaha peternakan yang sudah kami jalani bertahun-tahun,” ungkap Sularno.
Ia berharap kegiatan pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut, karena dinilai sangat bermanfaat bagi para peternak dalam meningkatkan kualitas usaha ternak, baik dari sisi teknis maupun manajemen.
Melalui kegiatan komsos tersebut, Babinsa Koramil 03/Mojosongo kembali membuktikan perannya sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah. Tidak hanya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, tetapi juga berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan di bidang peternakan, yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Boyolali.
Langkah nyata ini menunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya dalam konteks pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi dan kesejahteraan bersama.
Pewarta : Ifa
Editor : Redaksi
Ifaupdatenews.com
