BOYOLALI | Ifaupdetenews.com —
Komitmen TNI Angkatan Darat dalam menjaga ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan secara nyata di lapangan. Babinsa Koramil 18/Kemusu Kodim 0724/Boyolali, Sertu Sujanto, turun langsung melakukan pengecekan stok pupuk dan obat-obatan pertanian di salah satu kios pertanian yang berada di Desa Watugede, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Minggu (18/01/2026).
Langkah tersebut merupakan bagian dari tugas pendampingan teritorial yang secara konsisten dijalankan Babinsa, khususnya dalam memastikan ketersediaan sarana produksi pertanian tetap aman, mencukupi, dan dapat diakses oleh para petani sesuai kebutuhan musim tanam.
Dalam kegiatan itu, Sertu Sujanto menyambangi kios pertanian milik Bapak Sis Susilo, sekaligus melakukan pengecekan menyeluruh terhadap stok pupuk subsidi dan non-subsidi, serta berbagai jenis obat-obatan pertanian yang kerap digunakan petani di wilayah binaannya.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, hingga saat ini persediaan pupuk maupun obat-obatan pertanian masih dalam kondisi aman dan tersedia sesuai kebutuhan petani,” ujar Sertu Sujanto di sela-sela kegiatan.
Lebih dari sekadar pengecekan stok, Babinsa menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga memiliki dimensi pengawasan. Penyaluran pupuk bersubsidi menjadi perhatian serius, agar distribusinya benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.
“Pengawasan langsung ini penting untuk mencegah terjadinya penyelewengan pupuk subsidi. Kami ingin memastikan pupuk yang disubsidi negara benar-benar diterima oleh petani yang berhak, bukan diperjualbelikan secara bebas,” tegasnya.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian bukan hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan. Dengan pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan para petani dapat menjalani musim tanam dengan lebih tenang, terencana, dan produktif.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam mewujudkan stabilitas pangan daerah yang berkelanjutan sebagai bagian dari ketahanan nasional.
Melalui langkah-langkah konkret seperti ini, peran Babinsa tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga menjadi pilar penting dalam menjaga denyut kehidupan sektor pertanian dan kesejahteraan petani.
Pewarta: Ifa
