Surakarta — Ifaupdetenews.com
Kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat tidak semata hadir dalam dimensi pertahanan dan keamanan, tetapi juga nyata berperan sebagai penggerak pembangunan sosial dan ekonomi kerakyatan. Komitmen tersebut kembali ditunjukkan oleh Babinsa Serengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serda Djoko Riyadi, melalui kegiatan silaturahmi dan pembinaan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pengrajin shuttlecock di wilayah binaannya.
Bertempat di RW 10 RT 01 Dawung Kulon, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Rabu (14/1/2026) pukul 09.00 WIB, Serda Djoko Riyadi menyambangi langsung sentra industri rumah tangga pembuatan shuttlecock yang dikelola oleh warga setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial Babinsa dalam rangka memperkuat ketahanan wilayah melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Babinsa memberikan motivasi sekaligus pembinaan kepada para pelaku UMKM agar terus meningkatkan produksi, kualitas, dan daya saing produk. Menurutnya, konsistensi kualitas merupakan kunci utama agar produk kerajinan lokal mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Jika dikelola dengan baik, usaha rumahan seperti ini tidak hanya mampu menopang kebutuhan keluarga, tetapi juga berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar,” ujar Serda Djoko Riyadi dengan penuh keyakinan.
Ia menegaskan bahwa peran Babinsa tidak sebatas menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga hadir sebagai pendamping, motivator, dan problem solver bagi masyarakat binaan. Babinsa, lanjutnya, harus mampu memahami kesulitan warga dan mendorong lahirnya solusi yang realistis dan berkelanjutan.
“Sebagai Babinsa, kami dituntut untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Memberikan semangat, mendorong kemandirian, serta membantu mengatasi kendala yang dihadapi pelaku usaha kecil agar terus berkembang dan berdaya,” tegasnya.
Selain aspek ekonomi, Babinsa juga mengingatkan pentingnya kesadaran lingkungan, khususnya dalam pengelolaan limbah produksi shuttlecock. Ia menekankan bahwa kemajuan usaha harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar, agar aktivitas industri rumah tangga tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
Salah satu pelaku usaha, Bapak Sardi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Babinsa terhadap pelaku UMKM di wilayah Serengan. Ia menilai kehadiran Babinsa memberikan energi positif dan semangat baru bagi para pengrajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas usaha.
“Kehadiran Babinsa sangat berarti bagi kami. Kami merasa diperhatikan dan didorong untuk terus maju. Motivasi seperti ini sangat kami butuhkan agar usaha kami tetap bertahan dan berkembang,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, Serda Djoko Riyadi menegaskan bahwa TNI akan terus konsisten hadir di tengah masyarakat sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Melalui pendekatan yang humanis dan persuasif, TNI berkomitmen membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan dan ketahanan wilayah yang kuat.
“Kami berharap keberadaan TNI benar-benar memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Dengan kebersamaan dan sinergi, kesejahteraan masyarakat akan tumbuh, dan ketahanan wilayah akan semakin kokoh,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Babinsa adalah garda terdepan TNI AD dalam merawat kedekatan dengan rakyat, menguatkan ekonomi kerakyatan, serta menanamkan nilai keteladanan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.
(Ifa)
