IFA UPDATE NEWS.COM “AKURAT, TAJAM, SESUAI FAKTA.” Batuud Koramil 10/Tangen Jadi Narasumber Bela Negara, TNI Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Usia Dini

Batuud Koramil 10/Tangen Jadi Narasumber Bela Negara, TNI Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Usia Dini


WwwIfaupdatenews.com

Sragen – Upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini terus digelorakan oleh TNI Angkatan Darat melalui peran aktif aparat teritorial di wilayah. Kali ini, Babinsa Koramil 10/Tangen Kodim 0725/Sragen, Peltu Nurdin, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan pemberian materi Bela Negara kepada para guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Tokoh Masyarakat (Tomas) yang digelar di Gedung KPRI Desa Dukuh, Kecamatan Tangen, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI dalam membangun karakter bangsa dari akar rumput, khususnya melalui dunia pendidikan usia dini yang memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian generasi penerus bangsa.

Dengan pendekatan komunikatif dan bahasa yang sederhana, Peltu Nurdin menyampaikan materi bela negara secara lugas namun bermakna mendalam. Ia menekankan bahwa bela negara bukan semata-mata identik dengan senjata dan medan tempur, melainkan tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari yang menjunjung nilai disiplin, tanggung jawab, saling menghormati, serta kecintaan terhadap lingkungan dan bangsa.

“Bela negara bisa dimulai dari hal-hal kecil. Disiplin waktu, patuh aturan, menjaga kebersihan, saling menghormati, dan bangga sebagai bangsa Indonesia adalah bentuk bela negara yang paling mendasar,” ujar Peltu Nurdin di hadapan peserta.

Lebih lanjut, ia mengajak para guru TK untuk menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan tersebut kepada anak-anak usia dini melalui metode pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif, seperti bermain peran, bernyanyi lagu nasional, bercerita tentang pahlawan, hingga pembiasaan sikap toleransi dan gotong royong di lingkungan sekolah.

Menurutnya, guru TK memiliki peran strategis sebagai “arsitek karakter bangsa”, karena dari tangan merekalah nilai moral, etika, dan nasionalisme pertama kali ditanamkan kepada anak-anak.

Peltu Nurdin juga memberikan contoh konkret penerapan bela negara di lingkungan pendidikan, seperti pelaksanaan upacara bendera, pembiasaan menjaga kebersihan sekolah, mematuhi tata tertib, serta membangun rasa persatuan dan kebersamaan sejak usia dini.

Kehadiran Batuud Koramil 10/Tangen sebagai narasumber disambut positif oleh para guru dan tokoh masyarakat yang hadir. Mereka mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai konsep bela negara yang aplikatif dan relevan dengan dunia pendidikan anak usia dini.

Salah satu guru TK peserta kegiatan menyampaikan bahwa materi yang disampaikan tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memberikan inspirasi metode pembelajaran yang lebih kreatif dan bermakna.

“Materinya sangat membumi dan mudah diterapkan. Ini menjadi bekal penting bagi kami untuk menanamkan cinta tanah air kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, TNI kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berjiwa nasionalis, dan cinta tanah air.

Langkah edukatif yang dilakukan oleh Koramil 10/Tangen ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam nilai moral, kebangsaan, dan persatuan, sebagai fondasi kuat menuju Indonesia yang berdaulat, maju, dan bermartabat.


Pewarta: Ifa

Media: Ifaupdatenews.com

Lebih baru Lebih lama