Surabaya | Ifaupdatenews.com
Di tengah padatnya dinamika sosial dan ritme kehidupan perkotaan yang kian cepat, Pengurus Anak Cabang (PAC) Gubeng kembali menghadirkan ruang kebersamaan yang sederhana namun sarat makna melalui kegiatan Ngopi Santai Mingguan, yang digelar pada Sabtu malam, 10 Januari.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang minum kopi dan bercengkerama. Lebih dari itu, ngopi santai telah menjelma menjadi ruang konsolidasi informal, tempat ide, kritik, serta gagasan strategis bertemu dalam suasana kekeluargaan yang hangat dan egaliter.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PAC Gubeng, Solechan, S.E, serta dihadiri jajaran pengurus dan para kader PAC Gubeng. Suasana santai tanpa sekat formalitas membuat diskusi mengalir alami, penuh keakraban namun tetap bermakna.
Ngopi sebagai Medium Silaturahmi dan Konsolidasi
Dalam suasana malam yang hangat, beragam isu dibahas secara terbuka, mulai dari evaluasi kegiatan organisasi, penguatan peran PAC di tengah masyarakat, hingga gagasan program sosial yang lebih responsif dan menyentuh kebutuhan warga Gubeng.
Ketua PAC Gubeng, Solechan, S.E, menegaskan bahwa ngopi santai mingguan merupakan bagian dari upaya membangun organisasi yang solid, komunikatif, dan adaptif terhadap dinamika sosial.
“Ngopi santai ini bukan sekadar rutinitas, tetapi ruang silaturahmi dan konsolidasi. Di sini semua kader bisa bicara, menyampaikan gagasan, dan menyatukan visi demi kemajuan organisasi serta kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Solechan.
Menurutnya, komunikasi yang dibangun secara informal justru sering melahirkan ide-ide segar yang tidak muncul dalam forum resmi. Karena itu, budaya ngopi santai terus dijaga sebagai identitas kebersamaan PAC Gubeng.
Kehadiran Kader Menguatkan Suasana Kebersamaan
Kehadiran para kader dari berbagai latar belakang semakin menghidupkan suasana ngopi santai malam itu. Salah satunya kader Echa, yang turut hadir dan aktif mengikuti jalannya diskusi dalam suasana penuh keakraban.
Echa menilai kegiatan ngopi santai sebagai ruang positif yang mampu membangun kedekatan emosional antar kader sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi.
“Dengan suasana santai seperti ini, kami merasa lebih dekat satu sama lain. Tidak hanya ngobrol biasa, tapi juga saling bertukar pandangan dan menyatukan niat untuk berbuat yang terbaik bagi organisasi dan masyarakat,” ungkap Echa.
Menurutnya, forum informal seperti ini justru menjadi sarana efektif untuk memperkuat loyalitas kader serta menjaga kekompakan internal PAC Gubeng.
Membangun Organisasi yang Humanis dan Responsif
Ngopi santai mingguan PAC Gubeng mencerminkan wajah organisasi yang humanis, terbuka, dan tidak berjarak dengan kader maupun realitas sosial. Perbedaan pandangan disikapi sebagai kekayaan pemikiran yang memperkuat, bukan memecah.
Melalui dialog yang cair namun substansial, PAC Gubeng terus meneguhkan komitmennya untuk hadir sebagai organisasi yang responsif, solid, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ngopi boleh sederhana, tetapi dari secangkir kopi itulah lahir kebersamaan, gagasan, dan arah perjuangan.
Pewarta: Ifa
Editor: Redaksi Ifaupdatenews.com
