IFA UPDATE NEWS.COM “AKURAT, TAJAM, SESUAI FAKTA.” Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan, Malang Diprediksi Padat Dua Hari Jelang Peringatan 1 Abad NU di Stadion Gajayana

Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan, Malang Diprediksi Padat Dua Hari Jelang Peringatan 1 Abad NU di Stadion Gajayana


MALANG| Ifaupdatenews.com — Selasa, 4 Februari 2026

Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satlantas Polresta Malang Kota mulai menyiapkan skema rekayasa lalu lintas besar-besaran menjelang peringatan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan dipusatkan di Stadion Gajayana, Sabtu–Minggu, 7–8 Februari 2026.

Kegiatan akbar tersebut diprediksi akan menyedot lebih dari 100.000 jamaah dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, Dishub memperkirakan hingga 1.000 unit bus akan masuk ke wilayah Kota Malang, sehingga kepadatan lalu lintas disebut nyaris tak terhindarkan.

“Dengan estimasi jamaah yang sangat besar dan sebagian besar menggunakan kendaraan rombongan, potensi kepadatan akan terjadi dalam durasi cukup panjang,” ujar salah satu petugas Dishub Kota Malang saat ditemui di sela survei jalur.

Fokus Pengalihan Arus di Kawasan Stadion

Rekayasa lalu lintas akan difokuskan di kawasan sekitar Stadion Gajayana, terutama di ruas jalan yang menghubungkan kawasan Gunung-Gunung, antara lain:

Jalan Semeru

Jalan Bromo

Jalan Welirang

Jalan Tangkuban Perahu

Jalan Arjuna

Sementara itu, jalur utama Kayutangan hingga Alun-Alun Merdeka masih akan difungsikan, meski masyarakat diimbau membatasi aktivitas yang tidak mendesak selama rangkaian acara berlangsung.

12 Ruas Jalan Ditutup, Macet Diprediksi Dua Hari

Berdasarkan skema sementara, sebanyak 12 titik ruas jalan akan ditutup total, mulai Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 8 Februari 2026 pukul 20.00 WIB.


Adapun jalan-jalan yang akan ditutup meliputi:

Jalan Pahlawan Trip

Jalan Ijen

Jalan Retawu

Jalan Wilis

Jalan Semeru

Jalan Welirang

Jalan Lawu

Jalan Merapi

Jalan Buring

Jalan Guntur

Jalan Sumbing

Kawasan Taman Slamet

Penutupan ini dipastikan akan berdampak pada kemacetan di sejumlah titik Kota Malang dan sekitarnya, terutama pada tanggal 6–8 Februari 2026.

“Kami masih mematangkan skema akhir lintas instansi, termasuk kantong-kantong parkir dan jalur bus besar,” ungkap petugas kepolisian dari Satlantas Polresta Malang Kota.

Survei Jalur dan Pengamanan Terus Dimatangkan

Hingga saat ini, Dishub dan kepolisian masih melakukan survei lapangan untuk menentukan pola pengamanan, pengalihan arus, serta penempatan personel di titik-titik rawan kepadatan.

Rangkaian kegiatan Harlah 1 Abad NU sendiri akan berlangsung sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi, sehingga potensi kemacetan diperkirakan terjadi dalam waktu yang cukup lama, terutama di area pusat kota.

Rangkaian Acara Harlah 1 Abad NU

Puncak kegiatan akan digelar Minggu, 8 Februari 2026, dengan rangkaian acara religius dan kebangsaan sebagai berikut:

21.00 – 24.00 WIB

Shalawat Bersama Majelis Subbanul Muslimin dan Majelis Shalawat se-Malang Raya

00.00 – 01.00 WIB

Khotmil Qur’an 999 kali bersama Qori Nasional dan Internasional

01.00 – 02.00 WIB

Shalat Malam (Tahajud dan Hajat)

02.00 – 04.00 WIB

Ijazah Kubro

04.00 – 05.00 WIB

Shalat Subuh Berjamaah

05.00 – 06.30 WIB

Gajayana Bershalawat

06.30 – 08.00 WIB

Puncak Resepsi 1 Abad NU, dihadiri jajaran PWNU Jatim, PBNU, Gubernur Jawa Timur, hingga Presiden Republik Indonesia.

Imbauan untuk Masyarakat

Pemerintah Kota Malang mengimbau masyarakat untuk mengatur ulang jadwal perjalanan, menghindari kawasan Stadion Gajayana, serta memanfaatkan jalur alternatif selama kegiatan berlangsung.

“Kami mohon pengertian masyarakat. Ini agenda nasional dan keagamaan besar, mari kita jaga ketertiban bersama,” pungkas petugas Dishub.

✍️ Pewarta: Ifa

📰 Ifaupdatenews.com

Lebih baru Lebih lama