wwwifaupdatenews.com
Menjelang perayaan Hari Raya, lonjakan konsumsi air bersih di Kota Surabaya diprediksi meningkat tajam. Mengantisipasi situasi tersebut, PERUMDA Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya mengambil langkah pengamanan berlapis pada sistem produksi dan distribusi, dengan wilayah Karang Menjangan sebagai salah satu titik prioritas pengawasan.
Berbeda dari hari biasa, periode menjelang Hari Raya identik dengan intensitas aktivitas domestik yang lebih tinggi. Kebutuhan mencuci, memasak dalam jumlah besar, hingga persiapan menjamu keluarga menjadi faktor utama peningkatan konsumsi air. Kondisi ini menuntut kesiapan infrastruktur yang tidak hanya stabil, tetapi juga adaptif terhadap lonjakan beban.
Manajemen perusahaan daerah tersebut memastikan bahwa pemantauan tekanan air dilakukan secara berkala pada jaringan distribusi di Surabaya Timur. Tim teknis disiagakan penuh, termasuk unit respons cepat yang bertugas menangani gangguan teknis seperti kebocoran pipa maupun penurunan debit secara mendadak.
Salah satu pusat layanan pelanggan yang melayani kawasan Surabaya Timur berada di Jalan Prof. Dr. Moestopo No. 2, Kecamatan Tambaksari. Lokasi ini menjadi rujukan utama warga sekitar Karang Menjangan dalam mengakses layanan administrasi maupun menyampaikan pengaduan langsung.
Sistem Pengawasan Diperketat
Sumber internal perusahaan menyebutkan bahwa pengamanan layanan tidak hanya berfokus pada distribusi, tetapi juga pada sisi produksi. Instalasi pengolahan air diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada kendala teknis yang berpotensi mengganggu suplai.
“Fokus kami bukan hanya memastikan air mengalir, tetapi memastikan kualitas dan tekanannya tetap sesuai standar. Tidak boleh ada kelengahan, apalagi dalam momentum penting seperti ini,” ungkap salah satu petugas teknis saat ditemui Ifaupdatenews.com.
Selain itu, perusahaan juga membuka kanal pengaduan 24 jam melalui call center 0800-1926-6666. Skema ini dirancang agar laporan pelanggan dapat langsung terintegrasi ke sistem penanganan lapangan tanpa proses birokrasi berbelit.
Antisipasi Gangguan dan Edukasi Pelanggan
Hingga awal Maret 2026, tidak tercatat adanya gangguan besar pada sistem distribusi wilayah Surabaya Timur. Meski demikian, pemeliharaan rutin tetap dijalankan untuk meminimalisir risiko gangguan mendadak akibat tekanan tinggi atau faktor teknis lainnya.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara proporsional dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebocoran jaringan di lingkungan sekitar. Partisipasi pelanggan dinilai menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan layanan.
Penguatan sistem distribusi ini sekaligus menjadi ujian konsistensi perusahaan daerah dalam menjaga kepercayaan publik. Di tengah tuntutan transparansi dan profesionalisme pelayanan BUMD, kesiapan menghadapi momentum krusial seperti Hari Raya menjadi indikator konkret kualitas tata kelola.
Bagi warga Karang Menjangan dan sekitarnya, kepastian aliran air bukan sekadar persoalan teknis, melainkan kebutuhan dasar yang menyangkut kenyamanan ibadah dan kebersamaan keluarga. Stabilitas distribusi menjadi fondasi agar tradisi silaturahmi dapat berlangsung tanpa hambatan.
Pewarta: Diva
Editor: Redaksi Ifaupdatenews.com
