IFA UPDATE NEWS.COM “AKURAT, TAJAM, SESUAI FAKTA.” “Ilmu sebagai Bekal, Generasi sebagai Harapan”

“Ilmu sebagai Bekal, Generasi sebagai Harapan”


Oleh: Ifa | Pewarta Ifaupdatenews.com

SURABAYA — Komitmen membangun generasi penerus yang berdaya saing dan berakhlak kembali ditegaskan oleh Kang Yudi. Ia menilai, tantangan zaman yang kian kompleks menuntut adanya fondasi kuat sejak dini, terutama melalui pendidikan dan penanaman nilai-nilai keimanan.

“Generasi penerus ini harus punya arah. Saya berharap mereka bisa bermanfaat bagi agama dan negara, minimal bagi dirinya sendiri dan keluarganya,” tegas Kang Yudi dalam pernyataannya.


Menurutnya, kehidupan bukanlah perjalanan yang mudah. Ia mengibaratkan hidup sebagai samudra luas yang penuh gelombang dan ketidakpastian. Dalam kondisi itulah, ilmu menjadi satu-satunya bekal utama yang mampu menjaga seseorang tetap berada di jalur yang benar.

“Harta bisa habis, jabatan bisa hilang. Tapi ilmu akan tetap melekat. Itu yang saya siapkan sebagai bekal mereka mengarungi kehidupan,” lanjutnya dengan nada penuh keyakinan.


Lebih jauh, Kang Yudi menekankan bahwa membangun generasi tidak cukup hanya dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga harus dibarengi dengan kekuatan moral dan spiritual. Tanpa itu, generasi muda akan mudah terombang-ambing oleh perubahan zaman.

“Saya tidak ingin mereka hanya pintar, tapi juga punya iman, punya prinsip, dan tahu arah hidupnya,” ujarnya.

Ia juga menutup pernyataannya dengan doa, berharap segala upaya yang dilakukan dapat membawa keberkahan bagi masa depan generasi yang dibinanya.

“Barokalloh… semoga apa yang kita tanam hari ini, menjadi kebaikan besar di masa depan,” pungkas Kang Yudi.


Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa investasi terbesar dalam kehidupan bukanlah materi, melainkan ilmu dan nilai yang ditanamkan. Di tengah derasnya arus globalisasi, pesan ini menjadi relevan—bahwa generasi penerus harus dipersiapkan tidak hanya untuk bertahan, tetapi juga untuk memberi arti.

Lebih baru Lebih lama