Jakarta | Ifaupdatenews.com – Pergantian kepemimpinan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta menjadi momentum penting bagi partai berlambang matahari tersebut dalam mempersiapkan langkah politik menuju Pemilu 2029. Tongkat estafet kepemimpinan yang kini berada di tangan Surya Utama atau Uya Kuya diyakini mampu membawa PAN Jakarta menembus posisi tiga besar dalam perolehan suara.
Optimisme itu disampaikan Wakil Ketua Umum PAN sekaligus Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, usai menghadiri pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-DKI Jakarta di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Viva Yoga, proses regenerasi kepemimpinan dari Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) kepada Uya Kuya berlangsung dengan baik, tertib, dan menunjukkan soliditas organisasi yang tetap terjaga. Ia menilai kesinambungan kepemimpinan menjadi modal penting bagi PAN untuk mempertahankan tren positif yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan capaian yang telah diraih sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi agar PAN semakin diterima masyarakat Jakarta," katanya.
Viva Yoga menegaskan, selama dipimpin Eko Patrio, PAN DKI Jakarta berhasil mencatat peningkatan signifikan dalam perolehan kursi legislatif, baik di DPR RI maupun DPRD DKI Jakarta. Prestasi tersebut menjadi fondasi kuat bagi kepengurusan baru untuk menatap kontestasi politik berikutnya dengan lebih percaya diri.
Ia menilai sosok Uya Kuya memiliki karakter kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat, komunikatif, serta mampu menjangkau kalangan muda yang selama ini menjadi salah satu segmen pemilih terbesar di Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan membangun organisasi tidak hanya bergantung pada figur ketua, tetapi juga kemampuan menyusun tim yang solid, memiliki strategi yang tepat, serta mampu bekerja secara kolektif dalam menghadapi dinamika politik.
Viva Yoga juga mengungkapkan bahwa Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kapasitas kepemimpinan Uya Kuya. Penilaian tersebut didasarkan pada kemampuan Uya membangun struktur organisasi yang dinilai efektif dan siap menghadapi tantangan politik ke depan.
Suasana pelantikan sendiri berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni dan hiburan yang dikemas bernuansa modern. Konsep tersebut dinilai mencerminkan semangat PAN untuk semakin dekat dengan generasi muda yang diproyeksikan menjadi kelompok pemilih dominan pada Pemilu 2029.
Menurut Viva Yoga, pendekatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman menjadi salah satu strategi penting agar PAN mampu memperluas basis dukungan, khususnya dari kalangan Generasi Z dan milenial.
Selain berbicara mengenai strategi politik, Viva Yoga juga mengajak seluruh kader PAN untuk terus mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam filosofi lambang matahari sebagai identitas partai.
Ia menjelaskan, matahari memberikan cahaya kepada seluruh makhluk hidup tanpa membedakan latar belakang, sehingga semangat tersebut harus diwujudkan dalam sikap politik PAN yang terbuka, inklusif, dan menghadirkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Nilai itu menjadi landasan bahwa PAN ingin menjadi partai yang mampu memberikan manfaat seluas-luasnya bagi bangsa tanpa membedakan kelompok maupun golongan," ujarnya.
Pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-DKI Jakarta turut dihadiri Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, anggota DPD RI Fahira Idris, serta ribuan kader dan simpatisan PAN dari berbagai wilayah di Jakarta.
Pewarta: YUNI
