IFA UPDATE NEWS.COM “AKURAT, TAJAM, SESUAI FAKTA.” Megawati Soekarnoputri 79 Tahun: Jejak Konstitusionalisme dan Keteguhan Merawat Republik

Megawati Soekarnoputri 79 Tahun: Jejak Konstitusionalisme dan Keteguhan Merawat Republik



Jakarta | Kamis, 23 Januari 2026

Pewarta: Ifa

Tepat pada 23 Januari 2026, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Ibu Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri, genap berusia 79 tahun. Usia yang tidak hanya menandai perjalanan biologis seorang negarawan perempuan, tetapi juga merekam lintasan sejarah panjang bangsa yang pernah ia jaga dalam salah satu fase paling menentukan Republik ini.

Megawati bukan sekadar nama dalam lembaran politik Indonesia. Ia adalah simbol keteguhan konstitusi, figur yang berdiri pada masa transisi penuh turbulensi, ketika negara membutuhkan kepala dingin, ketenangan, dan keberanian untuk taat pada hukum dasar negara, bukan pada godaan kekuasaan semata.

Dalam momentum ulang tahun ini, ucapan dan doa mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Salah satunya datang dari Advokat Musrifah S.Sos., S.H., yang akrab disapa Ifah, pemilik PT IFAH MAKMUR SENTOSA, yang menyampaikan pandangan reflektif dan bernas tentang arti kepemimpinan Megawati bagi republik.

“Ibu Megawati telah mengajarkan kepada bangsa ini bahwa kekuasaan tidak boleh berdiri di atas kehendak pribadi, melainkan harus tunduk dan taat pada konstitusi. Dalam sejarah modern Indonesia, tidak banyak pemimpin yang berani menempatkan hukum dan negara di atas kepentingan politik jangka pendek,” ujar Ifah, Kamis (23/1).

Menurutnya, keteladanan Megawati justru tampak kuat bukan pada retorika, melainkan pada sikap diam yang tegas, keputusan yang tidak reaktif, serta keberanian menanggung risiko politik demi stabilitas negara.

“Beliau adalah sosok ibu bangsa yang merawat Republik dengan kesabaran. Dalam banyak hal, keteguhan beliau menjaga Pertiwi tidak selalu terdengar keras, tetapi terasa dalam dampaknya,” lanjut Ifah.

Sebagai advokat dan pelaku dunia hukum, Ifah menilai Megawati memiliki posisi khusus dalam perjalanan demokrasi Indonesia: pemimpin sipil perempuan pertama yang memimpin Indonesia di masa pasca-krisis, sekaligus figur yang menegaskan bahwa demokrasi harus berpijak pada aturan, bukan emosi massa.

“Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-79 kepada Ibu Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri. Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus merawat nilai-nilai kebangsaan, keadilan, dan konstitusionalisme di negeri ini,” ucap Ifah.

Ifah juga menegaskan bahwa penghormatan terhadap Megawati tidak harus selalu dalam bentuk glorifikasi politik, melainkan melalui penjagaan nilai-nilai yang pernah ia teladankan.

“Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar, tetapi sering kekurangan keteladanan. Ibu Megawati memberi contoh bahwa mencintai Indonesia berarti bersedia menahan diri demi keutuhan negara,” tegasnya.

Pada usia ke-79 tahun, Megawati tetap menjadi rujukan moral dan historis bagi banyak kalangan. Bukan karena jabatan yang pernah ia sandang, melainkan karena sikap kenegarawanan yang konsisten: setia pada konstitusi, menjaga persatuan, dan menempatkan Indonesia di atas segalanya.

IfaUpdateNews.com mencatat, di tengah dinamika politik yang kerap riuh dan cepat berubah, pesan ulang tahun ini menjadi pengingat bahwa Republik tidak dibangun oleh kegaduhan, melainkan oleh keteguhan prinsip dan kesediaan merawat Pertiwi dengan hati yang jernih.

Selamat Ulang Tahun ke-79

Ibu Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri

23 Januari 1947 – 23 Januari 2026

Terima kasih telah mengajarkan arti taat konstitusi. Sehat selalu untuk merawat Pertiwi tempat kita berpijak.

Lebih baru Lebih lama