Surabaya, 2 Desember 2026– Ifaupdatenews.com
Pemerintah Kota Surabaya kembali melakukan langkah strategis melalui rotasi dan penataan pejabat struktural di berbagai level, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan hingga kelurahan. Rotasi ini menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan agar semakin adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Rotasi jabatan tersebut menyasar sejumlah posisi kunci yang berperan langsung dalam perencanaan pembangunan, pelayanan publik, hingga pengendalian kebijakan di tingkat wilayah. Langkah ini juga mencerminkan komitmen Pemkot Surabaya untuk menempatkan aparatur berdasarkan kompetensi, rekam jejak, serta kapasitas kepemimpinan yang dimiliki.
Penguatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Di jajaran OPD, sejumlah pejabat dengan latar belakang teknokrat dan birokrat berpengalaman dipercaya mengemban amanah strategis.
Syamsul Hariadi, ST, MT, menempati posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada OPD Oetda, sebuah peran penting dalam menjaga kesinambungan kebijakan ekonomi dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Dr. Agus Imam Sonhaji, ST, M.MT dipercaya sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), yang diharapkan mampu mendorong inovasi kebijakan berbasis riset untuk memperkuat daya saing Kota Surabaya.
Di sektor perencanaan, Ir. R. Irvan Wahyudradjad, M.MT ditunjuk sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Peran ini menjadi krusial dalam menyinergikan program pembangunan jangka pendek dan panjang agar selaras dengan visi pembangunan kota.
Bidang pendidikan juga mendapat perhatian serius dengan penunjukan Febrina Kusmawati, S.Si, M.M sebagai Kepala Dinas Pendidikan, yang diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan serta menjawab tantangan transformasi dunia pendidikan di era digital.
Sektor ekonomi kerakyatan diperkuat melalui Mia Santi Dewi, SH, M.Si sebagai Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan, sementara T. Imam Kristian Maharhandono, ST dipercaya memimpin Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP).
Rotasi Camat: Penguatan Kepemimpinan Wilayah
Tak hanya di tingkat OPD, rotasi juga menyentuh jabatan camat sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan di wilayah.
Indra Fajar Swasana, S.Sos, M.AP ditunjuk sebagai Camat Gunung Anyar, sementara Yuni Widarko, SH mengemban amanah sebagai Camat Benowo.
Di wilayah pesisir, Gin Gin Ginanjar, SP dipercaya memimpin Kecamatan Kenjeran, dan Rerry Setianingtiyaswati, SH ditunjuk sebagai Camat Wonokromo. Rotasi ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan.
Penyegaran di Tingkat Kelurahan
Di level paling dekat dengan masyarakat, sejumlah lurah juga mengalami rotasi.
Kartiningrum, SE, MM dan Mohamad Afrizal, S.Sos dipercaya mengemban tugas sebagai Lurah Gayungan, memperkuat pelayanan administrasi dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Tiyar Junaedi, S.TP, M.KKK ditugaskan sebagai Lurah Sememi, dan Bimo Bidjaksono, S.Sos sebagai Lurah Sidotopo Wetan, dengan harapan mampu meningkatkan kualitas tata kelola wilayah dan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis.
Komitmen Reformasi Birokrasi
Rotasi pejabat ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam menjalankan reformasi birokrasi secara berkelanjutan. Penyegaran jabatan bukan semata pergantian posisi, melainkan strategi untuk menghadirkan energi baru, meningkatkan kinerja aparatur, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Dengan penataan ini, Pemkot Surabaya diharapkan semakin solid dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan, memperkuat kepercayaan publik, dan menjaga Surabaya sebagai kota metropolitan yang maju, inklusif, dan berdaya saing.
Pewarta: Ifa
Editor: Redaksi Ifaupdatenews.com
