wwwifaupdatenews.com
Nganjuk – Mulai hari ini, Selasa (17/2/2026), jembatan kabel pancang di Desa Bagorwetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, sudah dapat dilalui warga untuk beraktivitas sehari-hari.
Jembatan kabel pancang yang dibangun melalui program Jembatan Perintis Garuda ini menjadi akses penghubung antar kecamatan, karena menghubungkan Desa Bagorwetan Kecamatan Sukomoro dengan Desa Puhkerep di Kecamatan Rejoso. Keberadaan jembatan ini menjadi akses vital bagi warga kedua desa, terutama untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Tak seperti jembatan pada umumnya, jembatan ini dilengkapi dengan inovasi tambahan yang membuatnya lebih kokoh dan aman.
“Jembatan ini dimodifikasi dengan penambahan pilar sehingga kekuatannya meningkat menjadi jembatan semi permanen,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto saat meninjau di lokasi.
Ia menjelaskan, enam pilar yang terpasang di bagian bawah jembatan tidak hanya berfungsi memperkuat struktur, tetapi juga sebagai penahan potensi longsor di sekitar bantaran sungai.
Danrem mengungkapkan bahwa jembatan kabel pancang tersebut dapat dilalui dua unit tossa secara bersamaan dengan muatan maksimal 1 ton per kendaraan. Dengan kapasitas tersebut, distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok warga diharapkan menjadi lebih lancar.
Dengan dibangunnya jembatan tersebut, masyarakat Desa Bagorwetan dan Desa Puhkerep kini memiliki akses yang lebih aman, cepat, dan efisien. Sebagai bantuk rasa syukur, warga di sana turut menggelar acara syukuran dan doa bersama di lokasi jembatan.
Mewakili warganya, Kades Bagorwetan Sugeng Anto mengucapkan terima kasih atas terbangunnya jembatan kabel pancang tersebut.
"Kami warga di sini mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah dan TNI yang telah membangun jembatan ini bersama masyarakat. Berkat adanya jembatan ini, kini akses warga di sini menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan tentunya aman," ujarnya.
Pewarta : DIVA

