wwwifaupdatenews.com
Surabaya, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudi Saladin, M.A., menghadiri rapat koordinasi virtual (Vicon/Zoom Meeting) pada Jumat, 20 Maret 2026, di Surabaya. Kegiatan ini bertujuan memantau perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) menjelang malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan mengecek kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2026. Acara yang dihadiri sekitar 50 pejabat penting ini dipimpin oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut hadir, menunjukkan sinergi antarinstansi dalam menjaga kondusivitas. Laporan dari Kepala Korps Lalu Lintas Polri menyoroti dua aspek krusial: keamanan, mencakup pencegahan kriminalitas dan pengamanan tempat ibadah, serta ketertiban dan kelancaran, termasuk pengaturan arus mudik dan pelayanan publik.
Kapolda Metro Jaya memaparkan kesiapan Polda Metro Jaya dalam Operasi Ketupat, fokus pada pengamanan mudik, malam takbiran, salat Id, dan arus balik. Penempatan personel di titik rawan dan patroli rutin menjadi prioritas utama untuk mencegah kemacetan serta kecelakaan lalu lintas.
Kapolri, Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya evaluasi terkait arus penyeberangan dan pemeriksaan kelaikan kendaraan untuk mencegah insiden. Ia juga menginstruksikan kewaspadaan terhadap potensi gesekan saat takbir keliling dan kepadatan di jalan tol pasca-salat Idul Fitri.
Koordinasi lintas sektor antarinstansi, termasuk TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP, sangat vital untuk kelancaran dan keamanan perayaan. Sterilisasi tempat ibadah dan pengamanan malam takbiran juga menjadi fokus utama demi kenyamanan umat.
Operasi Ketupat Semeru 2026, yang berlangsung dari 13 hingga 25 Maret 2026, dirancang untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran perayaan Idul Fitri. Kegiatan ini mencakup pemantauan arus mudik, antisipasi gangguan kamtibmas, dan pelayanan publik.
Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari malam takbiran hingga pelaksanaan Idul Fitri, berjalan aman, tertib, dan kondusif, memungkinkan masyarakat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Pewarta DIVA
