IFA UPDATE NEWS.COM “AKURAT, TAJAM, SESUAI FAKTA.” Penutupan Jalan Kedinding Lor, Majelis Dzikir dan Maulidur Rasul SAW di Ponpes Assalafi Al Fithrah Berlangsung Khidmat

Penutupan Jalan Kedinding Lor, Majelis Dzikir dan Maulidur Rasul SAW di Ponpes Assalafi Al Fithrah Berlangsung Khidmat


Surabaya | IfaUpdateNews.com —

Dalam rangka menyemarakkan Majelis Dzikir dan Peringatan Maulidur Rasul Muhammad SAW, ruas Jalan Kedinding Lor, Surabaya, dilakukan penutupan sementara pada Sabtu hingga Ahad, 24–25 Januari 2026. Kegiatan keagamaan berskala besar ini dipusatkan di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah, Kedinding Lor No. 99, Surabaya.

Penutupan jalan diberlakukan sepanjang Jalan Kedinding Lor guna mendukung kelancaran dan kekhusyukan acara yang diperkirakan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah.

Adapun jadwal penutupan jalan meliputi:

Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 07.00 WIB hingga 24.00 WIB

Ahad, 25 Januari 2026, pukul 01.00 WIB hingga 16.00 WIB

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa penutupan jalan ini merupakan langkah antisipatif demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan jamaah dan masyarakat sekitar.

“Majelis dzikir dan peringatan Maulidur Rasul SAW ini adalah ikhtiar spiritual untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah. Penutupan jalan dilakukan sementara demi kelancaran dan keselamatan bersama,” ujar panitia penyelenggara kepada IfaUpdateNews.com.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum pembinaan moral dan spiritual umat di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung kegiatan ini. InsyaAllah, selain membawa keberkahan, acara ini juga menjadi sarana menenangkan hati dan memperkuat nilai kebersamaan,” lanjutnya.

Pihak pesantren juga mengimbau pengguna jalan agar menyesuaikan rute perjalanan selama penutupan berlangsung serta tetap menjaga ketertiban lingkungan.

Majelis Dzikir dan Maulidur Rasul SAW di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah dikenal sebagai agenda rutin yang selalu dihadiri jamaah dalam jumlah besar. Selain memperkuat nilai keimanan, kegiatan ini juga menjadi simbol harmonisasi antara aktivitas keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat Surabaya.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, acara diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan, sekaligus memperkuat citra Surabaya sebagai kota religius yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan spiritualitas.

Pewarta: Ifa

Lebih baru Lebih lama